1. Heuristik
pengumpulan sumber yang relevan dengan topik atau judul penelitian
2. Verivikasi
penilaian sumber sejarah
aspek yang dinilai:
a. apakah merupakan sumber yang dikehendaki? (autentisitas)
b. keaslian? (orisinalitas)
c. keutuhan? (integritas)
3. Interpretasi
penafsiran fakta sejarah dan merangkainya menjadi satu kesatuan yang harmonis dan masuk akal.
4. Historiografi
penulisan sejarah
Total Pageviews
Showing posts with label Sejarah Kelas X Gasal. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Kelas X Gasal. Show all posts
Friday, March 16, 2012
TRADISI SEJARAH DALAM MASYARAKAT INDONESIA MASA AKSARA
PERKEMBANGAN SEJARAH
kedatangan moyang bangsa Indonesia dari Yunan melalui jalan barat Yunan-Malaka-Sumatra-Jawa dan jalan utara: Yunan-Formosa-Jepang-Sulawesi Utara-Papua
bangsa deutro melayu membawa pengaruh yang lebih maju (500SM) dari pendahulunya, masuk melalui jalan barat. kemajuan:
1. pemerintahan
menganut demokrasi dengan kepala suku dipilih berdasar kemampuan tertinggi (primus interpares)
2. ekonomi
sistem barter
3. kepercayaan
animisme-dinamisme
pengaruh India:
1. pemerintahan
bentuk kerajaan akibat pengaruh Hinduisme
2. budaya
pembangunan candi, relief, dan kitab sastra
3. sosial
gotong-royong
4. kepercayaan
Hindu-Buddha
PERKEMBANGAN REKAMAN TULIS
jejak sejarah:
1. historis: mengandung informasi mengenai kejadian historis
2. non-historis: tidak memiliki nilai sejarah
rekaman tertulis:
1. sumber tertulis sejaman dan setempat
ditulis orang yang mengalami peristiwa tak lama setelah peristiwa terjadi. ex: prasasti
2. sumber tertulis sejaman tak setempat
catatan yang ditulis oleh pihak asing
3. sumber tulis setempat tak sezaman
bahasa yang dipakai dalam prasasti:
1. sansekerta
2. jawa kuno
3. melayu kuno
4. bali kuno
isi prasasti:
1. penghormatan pada Dewa Syiwa
2. tanggal
3. menyebut nama raja
4. perintah kepada pegawai tinggi
5. penetapan daerah sima (bebas pajak)
6. sambhada (sebab suatu daerah dijadikan sima)
7. saksi
8. desa perbatasan sima (wanua tpisiring)
9. hadiah yang diberikan
10.jalannya upacara
11. tontonan yang diadakan
12. kutukan
PERKEMBANGAN PENULISAN SEJARAH DI INDONESIA
heuristik: pengumpulan sumber yang relevan dengan topik dan judul penelitian.
secara garis besar ada 3 jenis penulisan sejarah:
1. Tradisional
hal yang ditekankan:
a. aspek tertentu, misal: keturunan atau kepercayaan saja
b. hanya peristiwa tertentu saja
c. mengedepankan silsilah raja
d. seringkali hanya memuat tokoh-tokoh besar disuatu masa saja
e. menekankan struktur bukan proses
2. Kolonial
bersifat eropa sentris, memihak bangsa kolonial
3. Nasional
kedatangan moyang bangsa Indonesia dari Yunan melalui jalan barat Yunan-Malaka-Sumatra-Jawa dan jalan utara: Yunan-Formosa-Jepang-Sulawesi Utara-Papua
bangsa deutro melayu membawa pengaruh yang lebih maju (500SM) dari pendahulunya, masuk melalui jalan barat. kemajuan:
1. pemerintahan
menganut demokrasi dengan kepala suku dipilih berdasar kemampuan tertinggi (primus interpares)
2. ekonomi
sistem barter
3. kepercayaan
animisme-dinamisme
pengaruh India:
1. pemerintahan
bentuk kerajaan akibat pengaruh Hinduisme
2. budaya
pembangunan candi, relief, dan kitab sastra
3. sosial
gotong-royong
4. kepercayaan
Hindu-Buddha
PERKEMBANGAN REKAMAN TULIS
jejak sejarah:
1. historis: mengandung informasi mengenai kejadian historis
2. non-historis: tidak memiliki nilai sejarah
rekaman tertulis:
1. sumber tertulis sejaman dan setempat
ditulis orang yang mengalami peristiwa tak lama setelah peristiwa terjadi. ex: prasasti
2. sumber tertulis sejaman tak setempat
catatan yang ditulis oleh pihak asing
3. sumber tulis setempat tak sezaman
bahasa yang dipakai dalam prasasti:
1. sansekerta
2. jawa kuno
3. melayu kuno
4. bali kuno
isi prasasti:
1. penghormatan pada Dewa Syiwa
2. tanggal
3. menyebut nama raja
4. perintah kepada pegawai tinggi
5. penetapan daerah sima (bebas pajak)
6. sambhada (sebab suatu daerah dijadikan sima)
7. saksi
8. desa perbatasan sima (wanua tpisiring)
9. hadiah yang diberikan
10.jalannya upacara
11. tontonan yang diadakan
12. kutukan
PERKEMBANGAN PENULISAN SEJARAH DI INDONESIA
heuristik: pengumpulan sumber yang relevan dengan topik dan judul penelitian.
secara garis besar ada 3 jenis penulisan sejarah:
1. Tradisional
hal yang ditekankan:
a. aspek tertentu, misal: keturunan atau kepercayaan saja
b. hanya peristiwa tertentu saja
c. mengedepankan silsilah raja
d. seringkali hanya memuat tokoh-tokoh besar disuatu masa saja
e. menekankan struktur bukan proses
2. Kolonial
bersifat eropa sentris, memihak bangsa kolonial
3. Nasional
TRADISI SEJARAH DALAM MASYARAKAT INDONESIA MASA PRAAKSARA
praaksara: belum mengenal tulisan
cara mengetahui kehidupan masa praaksara:
1. Tradisi
sumber artefak dan pustaka
2. Tradisi sejarah
jejak historis:
a. zaman nomaden (hidup berpindah)
kebudayaan pacitan dan kebudayaan ngandong.
- chopper (kapak penetak)
- chalcedon (batu warna-warni sbgai perhiasan)
- pebble (kapak genggam)
- kyokkenmodding (sampah dapur)
- abis sous roche (gua)
- flakes
b. zaman hidup menetap
alat cocok tanam
c. megalith
punden berundak, sarkofagus (peti mati), menhir, dolmen (meja batu besar tempat sesaji), waruga (kubur batu)
d. zaman perundagian
nekara, kapak corong, arca, perhiasan
unsur kebudayaan Indonesia praaksara menurut Brandes:
1. kemampuan berlayar
jenis perahu:
a. bercadik
b. tak bercadik
c. lesung
2. kemampuan bersawah
3. astronomi
4. sistem mocopat
5. wayang
6. gamelan
7. membatik
8. mengaturmasyarakat teratur
9. sistem ekonomi
10 sistem kepercayaan
tradisi masa praaksara
1. organisasi kemasyarakatan sudah ada dan pemimpinnya ditetapkan dengan sistem primus interpares
2. hidup gotong royong
3. memiliki pengetahuan alam
4. sistem pertanian
5. kemampuan berlayar dan berdagang
6. teknologi berundagi
7. sistem kepercayaan animisme-dinamisme menjadi menyembah dewa
8. sistem ekonomi barter
jejak sejarah:
1. Folklore
cerita yang diwariskan turun temurun tetapi belum dibukukan
2. mitologi
cerita rakyat yang dianggap benar terjadi tentang terjadinya tempat, alam semesta, dewa, adat dan dongeng suci
3. legenda
cerita rakyat yang dianggap benar terjadi tentang tokoh sejarah
4. dongeng
cerita rakyat dan hanya imajinasi, berisi petuah dan moral
5. upacara
serangkaian tindakan yang berkaitan dengan adat istiadat dan agama serta kepercayaan
a. penguburan
b. perkawinan
c. pengukuhan kepala suku
6. lagu daerah (folksong)
cara mengetahui kehidupan masa praaksara:
1. Tradisi
sumber artefak dan pustaka
2. Tradisi sejarah
jejak historis:
a. zaman nomaden (hidup berpindah)
kebudayaan pacitan dan kebudayaan ngandong.
- chopper (kapak penetak)
- chalcedon (batu warna-warni sbgai perhiasan)
- pebble (kapak genggam)
- kyokkenmodding (sampah dapur)
- abis sous roche (gua)
- flakes
b. zaman hidup menetap
alat cocok tanam
c. megalith
punden berundak, sarkofagus (peti mati), menhir, dolmen (meja batu besar tempat sesaji), waruga (kubur batu)
d. zaman perundagian
nekara, kapak corong, arca, perhiasan
unsur kebudayaan Indonesia praaksara menurut Brandes:
1. kemampuan berlayar
jenis perahu:
a. bercadik
b. tak bercadik
c. lesung
2. kemampuan bersawah
3. astronomi
4. sistem mocopat
5. wayang
6. gamelan
7. membatik
8. mengaturmasyarakat teratur
9. sistem ekonomi
10 sistem kepercayaan
tradisi masa praaksara
1. organisasi kemasyarakatan sudah ada dan pemimpinnya ditetapkan dengan sistem primus interpares
2. hidup gotong royong
3. memiliki pengetahuan alam
4. sistem pertanian
5. kemampuan berlayar dan berdagang
6. teknologi berundagi
7. sistem kepercayaan animisme-dinamisme menjadi menyembah dewa
8. sistem ekonomi barter
jejak sejarah:
1. Folklore
cerita yang diwariskan turun temurun tetapi belum dibukukan
2. mitologi
cerita rakyat yang dianggap benar terjadi tentang terjadinya tempat, alam semesta, dewa, adat dan dongeng suci
3. legenda
cerita rakyat yang dianggap benar terjadi tentang tokoh sejarah
4. dongeng
cerita rakyat dan hanya imajinasi, berisi petuah dan moral
5. upacara
serangkaian tindakan yang berkaitan dengan adat istiadat dan agama serta kepercayaan
a. penguburan
b. perkawinan
c. pengukuhan kepala suku
6. lagu daerah (folksong)
Subscribe to:
Posts (Atom)